BAKSO LIUR KUNTILANAK

S iang terik matahari panas , warung bakso Lumayan, yang terletak di jalan Tenggumung no 89 sisi jalan raya tampak ramai sekali, puluhan motor terparkir di depan.warung makan yang didatangi pelanggan , dari mulai anak-anak, dewasa dan orang tua yang duduk menyantap semangkok bakso pentol daging sapi dengan ukuran jumbo. Kuah berkaldu agak mengental tercium wangi, berwarna kecoklatan, aneh memang, harusnya sedap kuah baksonya, menggungah selera makan, untuk mampir makan di warung bakso. Tak banyak orang tahu, warung Lumayan tak menjual bakso biasa, melainkan bakso liur kuntilanak. Seorang kuntilanak berada di dalam sebuah kamar tersendiri, gelap tanpa ada lampu, cahaya mataharipun tak bisa masuk. Ruangan tertutup tak sembarang orang bisa masuk, terdapat timba besar berisi kembang tujuh rupa, beberapa panci besar tanpa ditutup tampak kuah yang penuh pentol bakso, menunggu tetesan air ...