Postingan

BAKSO LIUR KUNTILANAK

Gambar
        S iang terik matahari panas , warung bakso Lumayan, yang terletak di jalan Tenggumung no 89 sisi jalan raya tampak ramai sekali, puluhan   motor terparkir di depan.warung makan yang didatangi pelanggan , dari   mulai anak-anak, dewasa dan orang   tua yang duduk menyantap semangkok bakso pentol daging sapi dengan ukuran jumbo. Kuah berkaldu agak mengental tercium wangi, berwarna kecoklatan, aneh memang, harusnya sedap kuah baksonya,   menggungah selera makan, untuk mampir makan di warung bakso. Tak banyak orang tahu, warung Lumayan tak menjual bakso biasa, melainkan bakso liur kuntilanak.   Seorang kuntilanak berada di dalam sebuah   kamar tersendiri, gelap tanpa ada lampu, cahaya mataharipun tak bisa masuk. Ruangan tertutup tak sembarang orang bisa masuk, terdapat timba besar berisi   kembang tujuh rupa,   beberapa panci besar tanpa ditutup tampak   kuah yang penuh     pentol bakso, menunggu tetesan air ...

PENYESALAN TERBESARKU

Gambar
  A llah SWT sedang mengujiku dengan berbagai macam ujian berat,   badai dirumah tanggaku seakan tak habis habis datang silih berganti, meninggalkan luka, trauma mengingatnya. Suami yang tak mampu melakukan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga. Ia jarang pulang, tak memberi nafkah untuk kebutuhan makan sehari-hari apalagi kebutuhan bathin. Aku berusaha mencari uang dengan berjualan gorengan keliling kampung, walau hasilnya tak dapat berharap banyak, paling sedikit, bisa makan dan menabung buat kelahiran calon anakku nanti.   Tangisan bayi mungil   di RS. Suwandi melegakan segenap rasaku, menjadi seorang ibu, peluh bercucuran keluar dari dahiku, tak kuasa membendung air mata ini, ya Allah saat-saat ini aku butuh orang yang mendampingiku, memberi selamat atas kelahiran anak pertama, suamiku kemana kamu saat ini?. Aku membutuhkan dirimu.     Orang tuaku telah lama tiada, hanya mertua perempuan yang tak lagi memperhatikanku, karena hasutan-hasutan ke...

SANG PENDOSA

Gambar
          S enja memerah, pertanda sore beranjak malam, gundukan tanah di makam  yang baru nampak di permukaan, aroma bunga melati masih semerbak, kelopak  bunga mawar  merah dan melati yang layu  mengering di atasnya. TPU Rawan Sangit, menyimpan rahasia pembunuhan atas seorang wanita malang, yang ditemukan mati  tragis di pinggir sungai Lajuan, Surabaya timur, dengan kondisi kaki yang diikat tali rafia, bekas jeratan berwarna merah kehitaman tampak di sekitar  leher, lidahnya menjulur panjang, matanya meloitot seperti melihat kekejaman pelaku yang telah  membunuhnya dengan sadis. Kulitnya yang putis mulus semasa hidup, kini tak utuh banyak bekas  luka gigitan, jenasah Serunii terbujur kaku, mengundang tanya, pada setiap orang-orang yang mengevakuasinya. Beberapa polisi berdatangan mengamankan tempat kejadian, memangil mobil ambulan untuk divisum , menanyai beberapa saksi yang melihat kejadian pertama kali, dan memasang ga...

KEGIGIHAN BERBUAH MANIS

Gambar
  S iang ini matahari bersinar sangat panas, debu-debu bertebaran di pinggir jalan Kapasan dekat rel kereta api , wajahku tersapu angin, aku melihat orang-orang yang lagi makan di warung Nasi Campur , mereka lahap memakannya. Aku hanya menelan ludah, rasa lapar dan haus merajalela di perut dan tenggorakanku, sehabis pulang sekolah membawa sekotak peralatan semir sepatu.                  “Pak, semir sepatu biar bersih dan mengkilap pak, murah”.                  “Murah itu berapa?.                  “Hanya Rp 5000,00 saja pak, dijamin sepatunya kinclong”.                  “Iya nih, yang bersih!,            ...

BUAH KESABARAN

Gambar
          A dzan ashar berkumandang dengan nyaring, sesaat waktu belajar mengaji akan dimulai, teras rumahku berwarna biru muda tampak bersih setelah kusapu, Beberapa tanaman terawatt, tertata rapi, dedaunan dan bunga melati, mawar yang bermekaran  menambah indah pemandangan depan rumah. Reno, Boni, Ana, Eko, Banu dan Alisa berlari kecil sambil membawa  tas kecil yang berisi Juz ama. .             “Assalammualaikum wr wb, kak Ramadhan”.             “Waalaikum salam, Reno, Boni, Ana, Eko, Banu dan Alisa, ayo masuk”.             “Iya kak “.             “”Ayo sebelum belajar mengaji kita baca doa pembuka dulu”. Tanpa dikomando dua kali , Reno, Boni, Ana, Eko, Banu dan Alisa membaca bacaan doa pembuka dengan suara keras, dan khu...

MOTIVATOR MENGINSPIRASI, SENIORKU

Gambar
  M atahari tersenyum, sinarnya yang putih penerang bumi,  membangkitkan semangan para insan manusia, alangkah nikmat sekali ciptaan Tuhan. Pagi yang ceria, indahnya pemandangan taman sekolah, pepohonan hijau  cemara, mangga yang rindang bunga-bunga sepatu merah, kuning  bermekaran menghiasan lingkungan SMPN 31 Surabaya. Udara yang bersih, menyehatkan  paru-paru warga sekolah   seolah menyapa hati dengan suasaana damai menciptakan kenyamanan belajar di SMPN 31 tercinta Hari ini rabu 31 Mei 2023, adalah peringatan hari jadi kota Surabaya, setiap bapak/ibu guru wajib menggunakan kostum cak dan ning Surabaya. Seruan ini disampaikan oleh   Bu Agustin, nama panggilan seniorku, teman baik, sahabat, yang menjabat kepala SMPN 31 Surabaya baru menggantikan pak Darsono per april 2023. Sikap ramah , tercermin saat bertemu dengan.beliau, Motivator menginspirasi, seniorku bu Agustin yang sama-sama menjadi guru Bahasa Inggris saat itu. Ia guru cerdas yang s...